. My Home: LIONTIN

Minggu, 20 Maret 2011

LIONTIN

Seharusnya sudah bisa diduga, suatu saat saya akan menghadapinya. Mungkin ia akan menanyakan separuh liontin hati itu, berharap memilikinya, seperti yang ia tulis dalam kalimat – kalimatnya.

Jadi perjalanan mencari belahan jiwa itu mulai serius. Saya berharap ia tahu mengapa saya dulu berubah menjadi ragu, dan ingin sekali sekarang ia sudah berada di jalur yang tepat untuk menjadi lebih mendekati seperti yang saya mau. Bagaimanapun sebagian do’a saya sudah terjawab, Tidak seharusnya saya menyia – nyiakan berkatNya"

hadiah terindah ketika dia berikan kenangan manis dimalam itu sebuah pelukan hangat dan ciuman mesra yang tak pernah aku lupa...sebuah malam penuh mawar...lilin kecil menyala...malam yang sangat indah sepanjang hidupku....tak kuasa aku menangis haru...melihat sebuah liontin hati...ini adalah hadiah termewah yang pernah dia berikan...bukan intan permata...tapi sebuah hati..perlambang cinta abadi.

indah..cantik dan megah..masih aku jaga dan aku simpan rapi...sayang aku pakai,karena aku tidak ingin rusak dan tak ingin hilang,aku sangat menjaganya,setiap aku merindunya liontin itu yang aku cium,aku peluk didalam hatiku,walaupun dia tak pernah tahu..aku hanya berharap dia bahagia...

terima kasih kanda...liontin ini akan selalu aku jaga seperti aku menjaga cinta ini untukmu....walaupun aku tahu kanda kau tak akan pernah bisa aku miliki



Readmore...

Tidak ada komentar: